Balita Meninggal Diduga Kena DBD, camat Cengkareng : Komplikasi dan Kelebihan Gizi

Balita Meninggal Diduga Kena DBD, camat Cengkareng : Komplikasi dan Kelebihan Gizi (Alifah Sofiani (4th) semasa hidup. (ist) )

NOSTOPNEWS.ID - Balita berusia 4 tahun warga RT08/02, Kelurahan Rawa Buaya,  Cengkareng Jakarta Barat meninggal dunia diduga karena terserang wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Balita malang dengan nama Alifah Sofiani putri dari pasangan Sarjono (51 ) Marsini (47) tersebut sempat dirawat di RS Tzu Chi Cengkareng pada Jumat (8/2/2019), namun nahas akhirnya nyawanya tak dapat ditolong.

Orang tua balita tersebut, Sarjono mengatakan, anaknya mengalami panas dengan trombosit mencapai 13,000 kemudian turun mencapai 10,000 dan kondisi terakhirnya mencapai 5,000. 

"Dokter mengatakan DBD, cuma cairan di  paru-parunya. Cuma yang ditangani DBD nya dulu," katanya.

Lurah Rawa Buaya, Safwan Busti ketika dikonfirmasi membenarkan ada warganya yang meninggal dunia.

"Betul ada warga kami atas nama Alifa Sofiani putri, usia 4 tahun meninggal dunia. Kalau terkait penyebabnya kami belum mendapat konfirmasi yang jelas dari pihak Sudin Kesehatan Jakarta Barat," ujarnya.

Dikatakan lurah, penanganan soal pencegahan wabah penyakit DBD, pihaknya  melakukan fogging dan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) seminggu sekali.

"Tadi keluarganya sedang berkabung, jadi saya belum menanyakan hal-hal terkait penyebab meninggalnya anaknya, terkait hal tersebut nanti saya minta penjelasan dari sudin Kesehatan Jakarta Barat," tambahnya.

Sementara itu, Camat Cengkareng, Mas'ud Effendi mengatakan sebaliknya bahwa penyebab kematian Alifa bukan DBD tapi komplikasi karena gizi lebih dengan berat badan mencapai 38 kg.

"Di surat kematian model A dokter tidak menuliskan penyebab meninggalnya karen DBD. Karena memang bukan DBD," kata camat.

Masih kata camat, menurut petugas Jumantik, Nining Kartini, meninggalnya Alifa dikarenakan komplikasi jantung, paru-paru dan kelebihan gizi.

"Keterangan keluarga juga menyebut, korban terjatuh dan mengeluh sakit di kepala mungkin kena benturan," tutupnya. (man)