Babak Baru Proyek Puskesmas Cirendeu, Warga Ngaku Diancam Oknum Pejabat dan  Dijanjikan Uang Kerohiman Rp 20 Juta

Babak Baru Proyek Puskesmas Cirendeu, Warga Ngaku Diancam Oknum Pejabat dan  Dijanjikan Uang Kerohiman Rp 20 Juta (Suasana mediasi warga dan perwakilan pejabat soal sengketa tanah proyek puskesmas Cirendeu/Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Warga RT.004/001, Cireundeu, Ciputat Timur, Kota Tangsel, yang terdampak proyek Puskesmas Cirendeu masih memperjuangkan nasib mereka. Namun, disaat warga berjuang, justru ada dugaan mendapat tekanan dari oknum-oknum pejabat yang berkepentingan.

Seperti yang diungkap salah seorang warga yang tak disebutkan identitasnya, bahwa saat pertemuan mediasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan yang digelar hari ini, Jumat (12/7/2019) terdapat 'bahasa' intervensi yang dirasakan.

"Camat bilang, kalau sampai ga da yang mau dengan dana 20 juta, saya (camat) angkat tangan kalau besok (atau) dikemudian hari ada apa-apa," kata Sumber kepada Nonstopnews.id (Merdeka Nonstop Group), Jumat (12/7/2019) malam.

"Tadi sore juga udah ada pager besi yang siap dipasang seng," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu keluarga terdampak proyek Puskesmas Cirendeu, Tb Wahyu HS (67) mengaku tak bakalan pindah. Pria yang akrab disapa Bang Ning ini mengaku punya girik atas tanah yang ditempatinya.

"Pemkot tinggal buktiin aja. Kalo misalkan bukti itu ada, saya ga diberi uang kerohiman pun saya akan pindah dari sini. Kalau bukti itu ada,” tegas Tb. Wahyu saat ditemui di kediamannya, Selasa (9/7/2019).

Kepala BPKAD Tangsel, Warman Syanuddin hanya menerangkan bahwa tanah yang menjadi lokasi proyek Puskesmas Cirendeu tersebut memang sudah terdaftar menjadi aset Pemkot Tangsel.

"Iya itu (lokasi proyek puskesmas Cirendeu) sudah tercatat di aset yang merupakan pelimpahan dari Kabupaten Tangerang," kata Warman. (Ak)