Asyik Pesta Sabu, 14 Pemuda Digerebek Polsek Tambora

Asyik Pesta Sabu, 14 Pemuda Digerebek Polsek Tambora (Nonstopnews.id/wr)

JAKARTA - Tim Pemburu Preman Polsek Tambora, menggerebek sebuah rumah dipakai pesta shabu di  daerah Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (29/11) pagi. Sebanyak 14 lelaki muda digulung berikut barang bukti shabu 0.56 gram,  bong alat hisap shabu, plastik pembungkus shabu, dan puluhan Hp berbagai merk.

Penggerebekan melibatkan 37 anggota dipimpin Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh dan Kanit Reskrim AKP Supriyatin, ditonton banyak warga di daerah tersebut. Karena mereka yang pesta shabu diperkirakan tidak mempunyai pekerjaan alias pengangguran. Seorang warga masyarakat, Zainal ( 58) mengapresiasi penggebekan tersebut.

"Pak kapolsek, terima kasih sudah melakukan penggerebekan. Sebenarnya kami akan bertindak, tapi takut," kata Subur yang bersama warga lainnya saat menyaksikan belasan pemuda itu dinaikkan ke mobil polisi serentak bertepuk tangan.

Sementara itu, Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son  menerangkan, penggerebekan rumah dipakai pesta shabu diawali dengan kegiatan gelar operasi Cipta Kondisi di daerah tersebut."Saat operasi berlangsung mengamankan seseorang yang kemudian memberikan informasi adanya belasan pemuda yang sedang pesta shabu," terang Iver kepada Nonstopnews, Kamis sore.

Tanpa membuang waktu lagi rumah itu dikepung. Dan ketika para petugas termasuk Tim Pemburu Preman masuk, mendapat para pemuda itu sedang pesta shabu. Sejumlah warga terkejut bahwa di lingkungannya ada kejadian itu. Infornasi warga mereka yang pesta shabu bukan hanya tinggal di sekitar tempat itu. Tapi mereka datang dari daerah lain . Dan diduga barang haram itu ada yang menyuplai.

Ke - 14 lelaki yang digelandang ke polsek antara lain, TG (30), FR (20), DK (21), ZL (31), DA (19), ES ( 32 ), (AD (26), HD (27 ), NF (23), DS (23 ), DS (19 ), AS (30), EP (35 ), dan MD (30 ). Menurut kapolsek, setelah dilakukan pemeriksaan dan tes urine, ada 12 orang dinyatalan.positif. Panit Narkoba Polsek Tambora, Iptu Subartoyo mengatakan, bersama anggota sekarang masih melakukan pengembangan. (wr/hw)