Asset, Pemkot Jakarta Barat Diminta Jangan Ajarkan Warga Komplek Untuk Langgar Aturan!

 Asset, Pemkot Jakarta Barat Diminta Jangan Ajarkan Warga Komplek Untuk Langgar Aturan! (Nonstopnews.id)

JAKARTA - Kisruh penolakan terhadap Pembangunan Kantor Sekretariat RT 08 RW 09 Komplek Taman Permata Buana, Kel. Kembangan Utara, Kec. Kembangan, Jakarta Barat yang berada di atas lahan Pemda. Dimana izin atau legitimasi pembangunannya dipertanyakan, rupanya mendapat sorotan dari anggota DPRD DKI Jakarta yakni Prabowo Soenirman.

Dikatakan Prabowo, seharusnya bila bangunan itu belum memiliki izin, maka tidak diperbolehkan untuk dibangun dan harus mengurus izin terlebih dahulu. Meskipun dengan alasan kepentingan buat warga.

"Segala bangunan yang berdiri tanpa ijin, prinsipnya tidak boleh dibangun," tuturnya kepada nonstopnews.id, Kamis(8/11/2018)

Terkecuali kata Prabowo, pembangunan diatas lahan Pemda dapat dilakukan, pabila ada lampu hijau dari Badan Aset Daerah.Bila tidak ada respon, maka Pemkot Jakarta Barat harus melakukan tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku.

"Sebaiknya dengan prosedur di segel dulu dan jika izin tidak turun baru dibongkar," tandasnya.

Politisi dari Partai Gerindra ini juga menegaskan, setiap warga ataupun pemangku jabatan tingkat RT atau RW yang melakukan sesuatu yang melanggar aturan. Apalagi diatas lahan Pemda DKI dan dibiarkan begitu saja oleh Pemkot Jakarta Barat. Maka sama saja mengajarkan warganya untuk tidak tertib peraturan.

Sebelumnya, Lurah Kembangan Utara, Edy Sukarya menjelaskan, terkait dengan berita tentang Bangunan diatas lahan fasos Fasum di Perum Permata RT 08/09 Kel. Kembangan Utara, Kec.Kembangan baru sebatas pengajuan permohon pengajuan izin. Akan tetapi soal memberikan izin bukan wewenang pihak kelurahan.

"Berdasarkan surat Permohonan warga No.  011/EXT/RT8/1/2017 tentang permohonan ijin memperbaiki taman dan membangun Sekretariat RT yang diketahui oleh Ketua RT 08/09 dan Ketua RW 09 maka kami sampaikan bahwa kapasitas pemberian ijin bukan kewenangan saya sebagai lurah," jelas dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu(7/11/2018).

Kemudian tutur lurah, aspirasi itu sudah disampaikan ke Kantor Kepala Aset Daerah Kota Administrasi Jakarta Barat.

"Aspirasi masyarakat tersebut selanjutnya kami sampaikan kepada Kepala Kantor Aset Daerah Kota Adm. Jakarta Barat. No. 492/1.824.24 tanggal 26 April 2017. Sampai saat ini belum ada respon dari Kepala Kantor dan Aset Daerah Kota Adm. Jakarta Barat tentang hal tersebut," ungkap Edy

Lanjut Edy menerangkan, pembangunan sekretariat RT itu merupakan inisiatif warga RT08 RW 09 Komplek Permata Buana. Meskipun dirinya sudah mengimbau warga untuk bersabar. 

"Inisiatif warga RT 08 RW 09 membangun Sekretariat RT sudah kami sampikan agar menunggu respon atau jawaban dari instansi terkait," terangnya.(hw)