Anggota DPRD Desak Pemerintah Lakukan Langkah Nyata Atasi Banjir

Anggota DPRD Desak Pemerintah Lakukan Langkah Nyata Atasi Banjir ()

NONSTOPNEWS.ID — Ibrohim Aswadi, Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Partai Demokrat Dapil Ciwandan–Citangkil menyoroti banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Cilegon akhir-akhir ini. Ibrohim mendesak pemerintah melakukan langkah nyata dalam penangan kasus banjir lantaran tahun 2020 merupakan banjir terparah selama satu dekade.

 “Saya sebagai anggota DPRD Fraksi Persatuan Demokrat dan anggota komisi II mendesak Pemerintah Daerah agar segera melakukan penataan, normalisasi, pengerukan lumpur dam pelebaran di sepadan daerah aliran kali yang ada dari hulu hingga hilir,” ujarnya dengan nada tinggi.

Unutk deiketahui, kekhawatiran masyarakat akan banjir langganan di wilayah Banten, sudah disampaikan kepada pemerintah daerah sebelum memasuki musim penghujan. Ibrohim juga menyampaikan bahwa banjir yang terjadi di wilayah Pintu Air, Penauan dan Kelurahan Kubangsari merupakan banjir paling parah selama 9 tahun terakhir.

 “Ini banjir terparah selama 9 tahun terakhir. Banjir di sekitar pintu air, penauan dan kebanjiran Kelurahan Kubangsari, tegalratu ketinggiannya mencapai kurang lebih 2 meter,” katanya, Sabtu (5 Desember, 2020).

Selain itu kata Ibrohim, beberapa titik di areal industri KS, dari Kubang Welut menuju PT KDL perlu dibuat sodetan baru yang langsung menuju ke laut lepas. Beberapa titik yang kondisi perkampunganya sangat rendah, seperti pintu air- penauan, ciriu dan tegalratu, untuk segera dibuatkan titik tandon yang berfungsi menampung debit air yang tinggi.

Penyelesaian masalah banjir menurut Ibrohim, perlu ada political will yang fokus, cepat dan tepat dari Pemerintah. Dan tentunya dilakukan secara terintegrasi dari kawasan hulu, tengah hingga hilir, dimana kawasan hulu khususnya area Jalur Lingkar Selatan (JLS). Karena area gunung dan bukit yang terus dikeruk perlu ditata, direkondisi dan direboisasi kembali. 

Ibrohin juga meminta agar pemerintah bisa melakukan langkah nyata dalam penanggulangan bencana banjir.

“Ini selalu menjadi aspirasi yang terus menerus kami lakukan saat reses. Semoga masalah banjir tahunan bisa segera teratasi dengan cara melakukan duduk bersama antara Pemerintah, Industri dan Masyarakat, untuk mengambil langkah nyata,” paparnya.
(sbn/red)