Anak Buah Airin Ogah Buka-bukaan Soal Anggaran, Ada Apa?

Anak Buah Airin Ogah Buka-bukaan Soal Anggaran, Ada Apa? (Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel, Dani Bima Satria seolah tak ingin dikritisi soal anggaran.

Bagaimana tidak, hingga kini pihaknya masih enggan membuka data anggaran perjalanan dinas luar daerah para legislator yang memakan biaya hingga belasan miliar rupiah.

"Kalau soal anggaran mah, ngga ada masalah. Kan kita yang audit juga banyak, ada KPK, BPK, Kejaksaan," kata Dani saat ditemui diruang kerjanya, ditemani Kabag Humas DPRD Tangsel Azwar Anas, Kamis (4/4/2019).

Sebelumnya, setelah ramai disorot publik, DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya mempublikasikan 10 Raperda yang sudah rampung melalui iklan advetorial di media massa.

Namun sayangnya, iklan advetorial itu tanpa disertai informasi soal anggaran perjalanan dinas yang diduga menghabiskan hingga 80 persen dari nilai anggaran Raperda. 

Pengamat Kebijakan Publik dari Bugdeting Metropolitant Watch, Amir Hamzah pun turut berkomentar. 

Menurutnya, Peraturan Daerah (Perda) usulan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang disahkan, para anggota dewan tidak perlu lagi dilakukan riset atau visit ke luar daerah.

"Kalau usulan eksekutif (OPD) kan sudah komplit. Disitu ada naskah akademik. Dalam naskah akademik, pasti sudah ada hasil kajian, keterangan ahli. Jadi buat apalagi perjalanan luar daerah," tuturnya beberapa waktu lalu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, total Anggaran Pembahasan Perda yang diserap oleh DPRD Tangsel pada 2018 lalu, mencapai Rp.14 Miliar, dan Rp.11 Miliar lebih digunakan untuk perjalanan dinas luar daerah. (Ak)