Airin Dukung Jokowi, Anak Buah Dukung Prabowo?

Airin Dukung Jokowi, Anak Buah Dukung Prabowo?
Airin Dukung Jokowi, Anak Buah Dukung Prabowo?
()

NONSTOPNEWS.ID - Pose dua jari ala pendukung Prabowo Sandi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangsel saat peluncuran mobil canggih tipe Bronto buatan Finlandia, Jumat (11/1/2019) lalu mengundang tanda tanya dari kalangan masyarakat.

Seakan tak mau kalah dengan pimpinannya, yaitu Walikota Tangsel, Airin Rachmy Diani yang tegas mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin melalui deklarasi keluarga besar Tubagus Chasan Sochib beberapa waktu lalu, kini anak buahnya tak mau ketinggalan dengan jelas membuat simbol salam 2 jari khas pendukung pasangan Prabowo-Sandi.

Dalam penjelasan foto yang beredar, "Dalam berseragam teman'teman Damkar Tangsel memberi simbol Cmore", tetapi terdapat kejanggalan dimana beberapa petugas memperlihatkan kode jari yang berbeda. Cmore adalah sebutan bagi kota Tangsel yang berarti Cerdas, Modern dan Religius.

Maman, warga Serpong mengungkapkan, pose dua jari petugas damkar tersebut tak elok.

"Ya ga bagus mas, kan katanya PNS harus netral. Itu kan sama saja melanggar peraturannya sendiri," ungkap Maman, ditemui Minggu (13/1/2019).

Saat dikonfirmasi hal itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Uci Sanusi menyatakan permohonan maafnya, perihal pose dalam foto tersebut.

"Iya mohon maaf, itu satu kealfaan dari anak-anak (anggota Damkar). Yang maksudnya hanya untuk gaya dalam berpose selfi saja dan tidak ada maksud apa-apa," kata Uci, Sabtu (12/01/2019).

Uci menegaskan, pihaknya sudah memberikan teguran, dan peringatan kepada anggota Damkar yang lainnya.

"Ya sudah saya tegur, kepada temen-teman tersebut. Dan kepada yang lainnya juga sudah saya ingatkan. Hari senin dalam apel gabungan di kantor (Damkar) juga akan tegur dan ingatkan kembali. Baik. Terima kasih, saya sudah diingatkan," pungkasnya.

Dikesempatan terpisah, pengamat politik dari TSJ circle, Tamil Selvan mengatakan, kode atau salam 2 jari dari petugas Damkar harusnya tak terjadi.

"Kalo Airin kan pejabat politik, boleh sesuai aturan asal tak pake jam kerja. Tapi kalo ASN kan sudah tegas ada larangannya. Ingat, komunikasi non verbal juga harus diperhatikan, jelas itu dukung Prabowo Sandi," kata Tamil, saat dihubungi Nonstopnews.id, Senin (14/1/2019).

Tamil juga mengamati, banyaknya bentuk dukungan oleh ASN bagi capres dan cawapres yang bukan hanya berasal dari Tangsel, tapi dari berbagai daerah karena soal politik sudah maklum menjadi bahasan para aparat negara tersebut.

"Bahasan politik sekarang sudah open lah dikalangan ASN. Ga usah tutup mata, kalo  selevel Kepala Dinas proses perekrutannya dipengaruhi lobi politik," tambahnya.

Lanjut Tamil, sikap dukungan ASN juga bisa dipengaruhi karena mereka jengah karena melihat atasannya sibuk bermain politik. (ak)