Ahmad Dhani Dibui, Kubu Oposisi Tulis Puisi

Ahmad Dhani Dibui, Kubu Oposisi Tulis Puisi
Ahmad Dhani Dibui, Kubu Oposisi Tulis Puisi
(Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Musisi sekaligus Caleg Gerindra Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun pidana atas kasus ujaran kebencian. Dhani dinyatakan bersalah atas Pasal 45 huruf a junto pasal 28 ayat 2 undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kini, Dhani resmi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang selepas putusan vonisnya di Pengadilan Jakarta Selatan. Masuknya pentolan Dewa 19 ini ke dalam bui membuat heboh jagat raya dan sukses menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. 

Jagat maya pun ramai dengan tagar #SaveAhmadDhani #AhmadDhaniKorbanRezim hingga #AhmadDhaniDiKriminalisasi sukses menjadi trending di pencarian Twitter. 

Pantauan Nonstopnews.id, Selasa (29/1/2019), dari kubu oposisi Fadli Zon yang memang terkenal vokal di dunia maya pun memanfaatkan tagar tersebut sebagai protes atas penahanan ADP, begitu kerap disapa. Bahkan dirinya pun membuatkan puisi untuk ayah dari Al, El, Dul dalam perjalanannya menuju Jakarta.


AHMAD DHANI

kau telah bersaksi 
tentang zaman penuh persekusi 
kau melihat dengan mata kepala sendiri 
teater kebiadaban rezim tirani 
kini kau korban kriminalisasi
ruang gerakmu makin dibatasi 
kau telah didzalimi  

mereka cemas kata-katamu 
melahirkan kesadaran 
mereka gentar dengan lagumu 
membangunkan perlawanan 
menabuh genderang kebangkitan

mereka bungkam kalimatmu 
sambil menebar teror ketakutan 
mereka hentikan nyanyianmu 
sambil mencari-cari kesalahan  

mereka ingin kau tunduk tersungkur 
tapi kau berdiri tegak pantang mundur 
mereka ingin kau berkhianat 
tapi kau kokoh menjunjung amanat 
membela umat 
membela rakyat  

perjalananmu kini menentukan 
kau bukan sekadar musisi pemberani 
kau penghela roda perubahan 
rezim ini harus segera diganti 
dan dimusnahkan  

Fadli Zon, Perjalanan Jakarta-Surabaya 29 Januari 2019  

#AhmadDhaniKorbanRezim 
#SaveAhmadDhani


Berbagai reaksi netizen menanggapi puisi Fadli Zon tersebut. Kebanyakan memuji hasil karyanya dengan menyinyir posisinya di DPR.

Diketahui kasus Ahmad Dhani berawal pada 6 Maret 2018 lewat cuitannya di akun Twitter pribadinya @ahmaddhaniprast yanc diduga terdapat unsur ujaran kebencian terhadap Basuki Tjahaja Purna atau Ahok yang kini merebranding menjadi BTP.

Dhani dilaporkan olen salah Ahokers bernama Jack Boyd Lapisan tiga hari setelah tweet-an Dhani ke pihak kepolisian. (res)