Advokat IKADIN Banten Dilantik

Advokat IKADIN Banten Dilantik (ist)

NONSTOPNEWS.ID - Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) resmi melantik ketua dan penurus Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Banten, di kawasan Hotel Gading Serpong, Minggu (24/11)19).

Wakil Ketua Umum DPP IKADIN Susi Lestari dan Sekretaris Jenderal, Mohammad Rasyid Ridha hadir menyampaikan tujuan DPD IKADIN Banten untuk menjaga marwah organisasi dan mengembangkan cabang-cabang yang ada wilyah Banten di sekitarnya.

“Apakah saudara semua yang ada disini yang akan kami lantik bersedia dan sanggup  untuk melaksanakan anggara dasar dan anggaran rumah tangga?,” kata Susi pada saat pelantikan.

Susi juga berharap kedepan IKADIN Banten mampu melaksanakan pungsi dan tugasnya sebagai penegak hukum yang mampu membela kepentingan masyarakat.

“Kami harapkan pada saudara-saudara bisa mengembangkan organisasi IKADIN yang mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai penegak hukum dan mampu mengembangkan organisasi dengan mengembangkan cabang-cabang di wilayah Provinsi Banten,” ujar Susi dalam kata sambutannya.

Penunjukan Ketua DPD IKADIN Banten kepada Kartono sudah melalu proses seleksi yang ketat demi terbangunnya IKADIN di Banten.

“Sebagai ketua DPD Banten tentu ini tantangan baru, bagimana organisasi ini bisa berjalan dan tentu bermanfaat untuk masyarakat. Maka kami akan melakukan upaya untuk membentuk advokat yang berintegritas, berkualitas dan bermoral. Salah satunya harus diadakannya penanaman karakter advokat yang taat dan patuh kode etik,” terang Kartono yang saat ini sedang menyelesaikan S3 di salah satu perguruan tingga di Bandung.

Selain acara pelantikan, DPD IKADIN Banten menggelar diskusi Publik dengan Tema “ Tantangan Hukum dan HAM di Periode Kedua Jokowi” yang dihadiri pengamat politik Ray Rangkuti, Bhatara Ibnu Reza, Arifin Djauhari.

IKADIN berdiri pada 10 November 1985 di Jakarta dalam Musyawarah Nasional Advokat Indonesia digerakkan oleh Ali Said SH, Ketua Mahkamah Agung pada masa itu. Organisasi yang mempunyai semboyan fiat justitia ruat coelum atau berarti 'Demi keadilan sekalipun langit runtuh', adalah organisasi advokat yang paling populer di Indonesia. 

Tercatat nama-nama besar dunia advokat Indonesia sebagai pelopornya seperti Adnan Buyung Nasution, Harjono Tjitrosoebono, Djohan Djauhari, Albert Hasibuan dan R.O Tambunan. Sebagai Ketua dan Sekretaris dalam kepengurusan periode empat tahun pertama, adalah Harjono Tjitrosoebono sebagai Ketua Umum dan Djohan Djauhari sebagai Sekretaris Jenderal.

Pada awal berdirinya, IKADIN membatasi keanggotaan hanya bagi advokat yang berpraktek berdasarkan surat keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia, sehingga menjadikannya organisasi IKADIN agak eksklusif, tapi kemudian kebijakan tersebut dihilangkan.

Setelah Harjono Tjitrosoebono meninggal dunia akhirnya dalam Munaslub IKADIN di Surabaya yang terpilih sebagai Ketua Umum DPP IKADIN adalah H. Soedjono dan Sekretaris Jenderalnya Otto Hasibuan, kemudian dalam Munas IKADIN di Semarang telah memilih Otto Hasibuan sebagai Ketua Umum dan Teguh Samudera sebagai Sekretaris Jenderal DPP IKADIN.

Dalam Munas IKADIN di Balikpapan telah terjadi perpecahan menjadi 2 kubu IKADIN, kemudian telah terpilih Otto Hasibuan sebagai Ketua Umum dan Adardam Achyar sebagai Sekretaris Jenderal DPP IKADIN.

Keberadaan IKADIN telah tersebar melalui cabang-cabangnya di seluruh tanah air, bahkan hampir di setiap daerah tingkat II kotamadya/kabupaten sehingga menjadikan IKADIN sebagai krganisasi advokat yang terbesar.

Dalam perkembangan selanjutnya setelah disahkan Undang-Undang RI No 18 Tahun 2003 tentang Advokat, maka Advokat IKADIN banyak berperan dalam pembentukan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) sebagai satu-satunya organisasi advokat, bahkan banyak advokat IKADIN yang menduduki kepengurusan PERADI seluruh Indonesia.

Pada saat PERADI dibentuk maka Otto Hasibuan yang merupakan Ketua Umum DPP IKADIN telah terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) selama 2 periode sejak tahun 2004 sampai dengan tahun 2015. (*/red)