9 Orang Jadi Tersangka, KPK Geledah Kantor PT Lippo Karawaci

9 Orang Jadi Tersangka, KPK Geledah Kantor PT Lippo Karawaci (Istimewa)

TANGERANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor PT Lippo Karawaci Tbk, di Menara Matahari, Tangerang, Banten. Penggeledahan tersebut terkait penyidikan kasus dugaan suap pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi.

"Tim KPK masih berada di lokasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (17/10/2018).

Namun, Febri belum mengetahui apa saja dokumen yang disita dari penggeledahan tersebut. Menurut dia, sampai saat ini proses penggeledahan masih berlangsung. Febri pun belum mengetahui apakah ada penggeledahan di lokasi lain. 

"Belum ada info lokasi lain," ujarnya.

Diduga terdapat dokumen proyek yang dicari penyidik KPK di Kantor Lippo Karawaci itu. Proyek Meikarta memiliki hubungan dengan PT Lippo Karawaci Tbk, salah satu jaringan bisnis James Riady.

Penggarap proyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang Tbk adalah anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. 

Hingga kini, Sembilan orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan suap  perizinan Meikarta tersebut, diantaranya Neneng Hasanah Yasin (Bupati Bekasi), Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, pegawai Lippo Group Henry Jasmen, dua konsultan Lippo Group yaitu Taryudi dan Fitra Djaja Purnama.

Kemudian Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi Sahat M Nohor, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Bekasi Kabupaten Dewi Tisnawati, serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi. (CNN/ak)