2 Tersangka penganiaya Pelajar Ditangkap di Kembangan

2 Tersangka penganiaya Pelajar Ditangkap di Kembangan (Nonstopnews.id/wr)

 JAKARTA  - Tim gabungan Polsek Kembangan dan Unit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat, meringkus 2 tersangka penganiaya pelajar hingga tewas di daerah Kembangan. Kedua anak di bawah umur yang sempat menangis  saat di ditangkap itu, sekarang ditahan di kantor polisi tersebut.

Tersangka  AAZ (15) dan AKM (14) . Mereka disergap  di tempat berbeda masing -masing di rumahnya rumahnya. AAZ  diamankan  di Komplek Kejaksaan Karang Mulya Kota Tangerang. Sedangkan AKM di Jalan  H. Mading Kel. Kembangan Utara Kec. Kembangan Jakarta Barat,  pada Senin (19/11/2018) malam.

"Motif kasus tawuran itu adalah serangan balasan pasca keributan yang terjadi,Jumat (16/11) siang lalu. Para pelajar itu merupakan siswa dari  2 sekolah," jelas Waka Polsek Kembangan, AKP Herjon Silaban, didampingi Kanit Reskrim Iptu Dimitri Mahendra, Rabu (21/11/2018) siang. Barang bukti yang disita 1 stick golf yang dipakai memukul kepala korban.

Menurut Herjon, penangkapan 2 tersangka masih di bawah umur itu berkat kerja sama anggota Reskrim Polsek Kembangan dan Unit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat.

Kapolsek Kembangan, Kompol Egman Adnan beberapa saat setelah kejadian  membentuk tim gabungan untuk mengungkap kasus tawuran itu. 

Sebagaimana diketahui, korban David Riyanto R (15) sebelum kejadian mengendarai sepeda motor membonceng temannya Muhammad  Ubaydillah di tempat kejadian di Pertigaan Asem Kembangan.

Tapi saat melintas di Jalan Raya Kembangan, korban dipukul kepalanya oleh pelajar lain pakai stick golf. Saat itu David  yang dipukul kepalanya kehilangan kesimbangan sehingga sepeda motor yang dikendarainya menabrak mobil yang sedang terparkir.

David Riyanto yang menderita luka parah dilarikan ke RS Puri Kembangan, tapi tak lama berselang menghembuskan nafasnya yang penghabisan.

Sementara teman korban  bernama Muhamad Ubaydillah yang dibonceng mengalami luka sobek di kepala dan patah tulang pada pergelangan tangan kanan masih dirawat di rumah sakit tersebut.(wr/hw)