Pengedar Uang Palsu Dibekuk Tim Resmob Polsek Cisoka

Barang bukti uang palsu yang diedarkan ke warung-warung wilayah Kabupaten Tangerang. (uis/nonstopnews)

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Gara-gara mengedarkan uang palsu (upal) di wilayah Cisoka, Kabupaten Tangerang, DS (37) dan LT (24) warga Pesisir barat Lampung ditangkap tim Resmob Polsek Cisoka, Kamis (31/8) malam.

Terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan warga masyarakat, bahwa kedua tersangka ini sering membelanjakan uang palsu (upal) ke warung-warung di sekitaran cisoka. Dari informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dengan mengidentifikasi ciri-ciri tersangka.

Keduanya DS (37) dan LT (24), tak berkutik saat ditangkap polisi usai membeli dua bungkus rokok menggunakan uang palsu (upal), di warung milik salah satu warga masyarakat Kampung Solear, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Dari hasil penggeledahan terhadap para tersangka, diamankan 29 lembar upal pecahan Rp.50.000, uang rupiah asli sebesar Rp. 350.000, 1 (satu) pucuk senjata Api jenis Soft Gun Revlover Lengkap dengan 6 (enam) butir peluru dan 2 (dua) bungkus rokok hasil dari belanja pelaku dengan menggunakan uang rupiah palsu.

Kapolsek Cisoka AKP Sri Raharja menyatakan, pengungkapan kasus peredaran uang palsu ini terungkap setelah adanya laporan dari warga. Sehubungan laporan itu, tim Resmob langsung bergerak cepat.

”Tersangka sudah kami pantau sejak lama dan dalam setiap aksinya mereka selalu mebawa senjata soft gun jenis revlover ” ujar kapolsek, Sabtu (2/9/2017)

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif kepada pelaku di Mapolsek Cisoka. Itu dilakukan untuk mengembangkan kasus, terlebih menurut pengakuan pelaku, uang palsu (upal) tersebut, didapatkan dari seseorang yang tinggal di luar wilayah Kabupaten Tangerang.

”Kasusnya masih kami kembangkan, kami juga sedang melakukan pengejaran terhadappelaku lain yang masuk jaringan kedua tersangka,” pungkasnya.

Baca juga:   Amankan Pilkades Tangerang, Ribuan Pasukan Diterjunkan

Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal pasal 36 ayat 3 Jo pasal 26 ayat 3 UU RI No. 07 Tahun 2011 Tentang Mata Uang dan Pasal 1 Ayat 2 UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Keduanya terancam hukuman 15 tahun penjara. (uis)

Bagikan:
x

Check Also

DPO Pembobol Sekolah Internasional Harapan Bangsa Dibekuk

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Tim Resmob Polsek Tangerang berhasil membekuk DPO pelaku pencurian dengan pemberatan, Sabtu ...

Tragedi Kekerasan Rohingnya, Kapolres Jamin Kenyamanan Umat Budha di Tangerang

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Kapolresta Tangerang AKBP H.M. Sabilul Alif menjamin kemanan dan kenyamanan umat Budha ...

Polsek Balaraja Kembali Gagalkan Rencana Aksi Tawuran

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Polsek Balaraja mengamankan 13 pelajar SMK Yupentek 3 Balaraja, Rabu (6/9/2017). Ketiga ...

Mencuri di Alfamart, Dua Pemuda Tigaraksa Diamankan

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Dua pemuda di Tigaraksa yakni, YAT (22) dan HK (24) harus berurusan ...

Pria Ini Dibekuk Polsek Tigaraksa Setelah Buron Satu Setengah Bulan

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Unit Reskrim Polsek Tigaraksa membekuk RG (20) warga Kampung Katomas, Kelurahan Tigaraksa, ...