HMI Tangerang Desak KPK Tuntaskan Kasus Korupsi e-KTP

Belasan mahasiswa dari HMI saat menggelar aksi demonstrasi mendesak KPK mengusut tuntas kasus korupsi e-KTP, Kamis (30/3/2017). (uis adi / nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) Cabang Tangerang Raya menggelar aksi demonstrasi mendesak KPK menuntaskan kasus korupsi e-KTP. Aksi tesebut berlangsung di Bunderan Tugu Adipura, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis (30/3/2017).

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 3 tersangka dalam kasus korupsi e-KTP yaitu Saudara Irman, Sugiarto dan Andi Narogong. Ketiganya pernah menjabat dilingkungan Kemendagri.

Dalam dakwaannya, kasus tersebut ikut menyeret beberapa nama Anggota DPR (Legislatif) dan Pejabat Eksekutif (Menteri dan Kepala Daerah) yang seharusnya bersih dari tindakan korupsi.

Ketua Umum HMI MPO Cabang Tangerang Raya, Abdul Muhyi mengatakan, hingga awal pekan lalu, topik e-KTP di pemberitaan dan media sosial masih lebih banyak berkutat soal blanko kartu identitas yang tak kunjung ada. Janji penyediaan kartu tersebut pada awal 2017 tak kunjung terwujud.

“Dari nilai anggaran Rp 5,9 triliun, 34 persen di antaranya diduga mengalir kepada sejumlah pejabat di Kementerian Dalam Negeri dan anggota DPR periode 2009-2014,” papar Muhyi dalam keterangan tertulisnya yang diterima nonstopnews.id, Kamis (30/3/2017).

Lanjut Muhyi, setelah dikurangi pajak sekitar 11,5 persen, nilai nominal yang tersebar tersebut tetap bikin tercengang. Negara diduga dirugikan tak kurang dari Rp 2,3 triliun.

“Kita lihat dampak dari kasus korupsi e-KTP ini, masyarakat khususnya di Tangerang sangat menyesalkan sehingga kesulitan dalam membuat e-KTP yang habisnya blanko e-KTP, sehingga diganti dengan selembaran kertas pengganti e-KTP (Resi e-KTP),” jelas mahasiswa UMT Tangerang ini.

Namun demikian, tambah Muhyi, pada faktanya Resi e-KTP itupun belum sepenuhnya tersosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat, sehingga masyarakat merasa terbebankan dalam hal mengurus administrasi ke instansi maupun sebagainya.

Baca juga:   Penumpang Pesawat Garuda Meninggal di Bandara Soetta

“Kita minta KPK segera menuntaskan kasus korupsi e-KTP ini dan tidak tebang pilih. Kami berharap KPK juga melawan segala intervensi karena banyak melibatkan pejabat di lingkungan legislatif,” tukasnya. (uis)

Bagikan:
x

Check Also

Pembunuh Juragan Bakso di Cipondoh Berhasil Ditangkap Polisi

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Pelaku pembunuh wanita juragan bakso yang ditemukan tewas pada hari Minggu (17/9/2017) ...

Juragan Bakso Pamit ke Pasar Sebelum Tewas

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Wanita juragan bakso yang ditemukan tewas di rumah kontrakan di Gang Kartini, ...

Polisi Masih Memburu Pelaku Pembunuh Juragan Bakso

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Jajaran Polres Metro Tangerang masih memburu pelaku yang membunuh juragan bakso Fera ...

Pelaku Penyebar Konten SARA Dilumpuhkan di Ciledug

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – RS tersangka kasus penyebar konten berunsur SARA berhasil dilumpuhkan jajaran Polsek Ciledug ...

Jugaran Bakso di Cipondoh Sempat Hilang Sebelum Ditemukan Tewas

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Juragan bakso yang ditemukan tewas mengenaskan bernama Fera Yusika (42) di rumah ...