Debat Cagub Soal Kasus Korupsi Bank Banten

debat cagub banten

debat cagub banten

NONSTOPNEWS.ID, Banten – Kasus korupsi yang terjadi saat pembentukan Bank Banten menjadi salah satu pertanyaan yang membuat hangat dalam acara Debat Publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang berlangsung di studio Metro TV, Jakarta, Selasa (27/12/2016) malam.

Pertanyaan soal kasus korupsi Bank Banten tersebut diutarakan oleh Calon Gubernur Banten nomor urut 1, Wahidin Halim (WH) kepada Calon Gubernur Banten nomor urut 2, Rano Karno yang merupakan petahana.

Pertanyaan itu disampaikan WH menanggapi paparan Rano Karno yang mengklaim pada masa kepemimpinannya di Pemerintahan Provinsi Banten, bersih dari korupsi.

Berikut petikan pertanyaannya: “Dalam prolog, tadi saya sangat tertarik dengan pernyataan sahabat saya Pak Karno, menyinggung 16 tahun Banten dirongrong korupsi. Saya sepakat, siapapun yang jadi gubernur kita harus lakukan upaya pemerintahan yang bersih, akuntable dan lain sebagainya. Tapi yang menarik yang perlu saya tanya, pada eranya Rano Karno, dalam waktu baru sampai satu tahun, kenapa terjadi kasus Bank Banten? Apakah karena manajemennya? Apa karena tidak ada kemauan kuat? Apakah salah urus? Atau juga mungkin tata kelola keuangannya? Atau ada juga hal lain? Karena sebetulnya saya paham, saya 10 tahun mengelola keuangan di Kota Tangerang”

Jawaban Rano Karno:

“Terima kasih untuk paman saya. Ada masalah apa dengan Bank Banten? Tidak ada masalah dengan Bank Banten. Bank Banten itu adalah RPJMD yang dibuat oleh gubernur lama dan harus saya wujudkan. Kalau pertanyaan Anda mungkin ada OTT-nya (operasi tangkap tangan oleh KPK-red), itu adalah kecelakaan”

“Artinya, Bank Banten sudah selesai, kita sudah mengakuisi sebuah Bank. Perda Nomor 5 tahun 2015, Banten harus memiliki Bank. Artinya tidak ada masalah dengan Bank Banten, masyarakat Banten bangga punya Bank,” ujar Rano Karno.

Baca juga:   Kejam, 657 Trenggiling Dibunuh dan akan Diseludupkan ke Tiongkok

Kemudian Wahidin Halim diberi kesempatan untuk menanggapi kembali.

Berikut petikannya:

“Ya fakta lah bahwa Direktur Utama (PT BGD) kan ditangkap, dipenjara. Itu kan dalam proses kepemimpinan Rano Karno. Jadi kalau di Banten tidak ada korupsi, keliru. Masyarakat sudah tahu persis kok. Bilang aja iya, pada waktu ada korupsi Bank Banten, tapi saya tidak terlibat. Keponakan saya ini harus jujur lah. Bilang aja ada korupsi direktur dan anggota DPR selama saya memimpin. Ya cukup begitu, saya sebagai paman bisa memahami kok”

“Yang ditangkap itu direktur BGD. Yang ada masalah itu Direktur BGD. Makanya telaah dulu informasi yang diterima,” timpal Rano Karno.

“BGD punya siapa? BUMD itu punya siapa?” cecar Wahidin Halim.

“BUMD itu punya provinsi, bukan punya Rano Karno,” jawab Rano.

Perdebatan yang menghangat itu pun dihentikan oleh moderator yakni Prof Dr Komarudin Hidayat dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Dr Zainal Arifin Mochtar dari UGM Yogyakarta. Keduanya memberitahu waktu debat sudah habis.

Acara debat yang berlangsung selama dua jam, dilanjutkan dengan materi tentang kesehatan, pelayanan publik dan pemberdayaan perempuan. Para pendukung dan tim sukses juga terus beradu yel-yel menyemangati para calon.

Ketua KPU Provinsi Banten Agus Supriyatna saat memberi sambutan sebelum debat mengungkapkan, bahwa debat putaran pertama ini mengangkat tiga masalah yakni soal kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik dan pemberdayaan perempuan.

“Diharapkan agar kesempatan ini bisa menjadi rujukan bagi masyarakat Banten untuk memilih calon pemimpin yang tepat,” kata Agus Supriyatna.

Untuk tahap kedua, debat publik calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017 akan berlangsung di studio tvOne pada 25 Januari 2017. Kemudian debat terakhir dilaksanakan di studio TVRI pada 9 Februari 2017. Semua acara debat ditayangkan secara live.

Bagikan:
x

Check Also

Wahidin Halim: Bank Daerah Jangan Jadi “Bancakan” Pejabat

NONSTOPNEWS.ID, Tangsel – Saat Lounching E-Samsat di Samsat BSD, Kota Tangerang Selatan, ada statemen mengejutkan ...

E-Samsat, Kejar 35% Penunggak Pajak Kendaraan di Banten

NONSTOPNEWS.ID, Tangsel – Inovasi pelayanan publik masih terus ditingkatkan, hal tersebut terlihat dari softlonching e-samsat ...

Integrasi Transportasi, Zaki Tekan Kerjasama Dengan DKI dan Banten

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar beserta Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ...

Wahidin Kritik Warung Kumuh di Wisata Anyer

NONSTOPNEWS.ID, Serang – Gubernur Wahidin menghadiri pembukaan Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2017. Dalam sambutannya, ...

Gubernur Wahidin Kukuhkan 54 Anggota Paskibra Banten

NONSTOPNEWS.ID, Serang – Sebanyak 54 anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) tingkat Provinsi Banten tahun 2017 ...