BI Bengkulu Ajak Kepala Dinas Study Banding TPID ke Bali

Endang Kurnia Saputra (Tengah) Perwakilan Bank Indonesia Cabang Provinsi Bengkulu Dalam Acara Capacity Building’ Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Denpasar – Bali. (ist)

NONSTOPNEWS.ID, Bengkulu – Bank Indonesia cabang Provinsi Bengkulu mengikuti kegiatan ‘Capacity Building’ Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Denpasar-Bali pada 18 April hingga 20 April 2017 lalu.

Diikuti oleh Kepala BI Bengkulu Endang Kurnia Saputra bersama dengan 9 pemerintah kabupaten, 1 pemerintah kota, dan Biro Ekonomi Provinsi Bengkulu. Hal ini didasari oleh masih tingginya inflasi Bengkulu pada tahun 2016 lalu, yakni mencapai 5%.

TPID Bali merupakan TPID terbaik pada tahun 2015 yang juga mendapatkan Rakornas TPID 2016. Berdasarkan perhitungan Badan Perhitungan Statistik (BPS) Bengkulu pada tahun 2016, salah satu penyumbang inflasi terbesar Bengkulu yakni disumbang dari angkutan udara. Hal tersebut pernah dialami oleh TPID Bali namun mendapatkan formula yang cukup ampuh menurunkan penyumbang inflasi tersebut.

“Dengan begitu diharapkan TPID Provinsi dapat pembelajaran yang baik dari TPID Bali,” ucap Endang.

Demikian, dalam kegiatan tersebut TPID Bengkulu tidak semata-mata mencari musuh utama penyebab tingginya inflasi Bengkulu, tetapi lebih jauh ialah reformasi struktural birokrasi pada pemerintah daerah. Sehingga tercapainya inflasi yang rendah dan tercapainya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi khususnya dibidang pariwisata dan komoditas ketahanan pangan yang dihasilkan oleh masyarakat Provinsi Bali sehingga dapat mencukupi permintaan dan kecukupan untuk masyarakat Bali.

“Provinsi Bengkulu juga memiliki potensi wisata yang bagus seperti Pantai Panjang, Rumah Soekarno, Benteng Moulborough, juga kuliner serta pusat oleh-oleh yang menjadi ikon dari Bengkulu seperti Syrup Kalamansi yang memiliki rasa yang sangat khas, Batik Besurek, Lempok Duren, Jeruk Gerga, dan lainnya,” paparnya.

Baca juga:   Lewat Jalur Nonprosedural, Imigrasi Tolak Ribuan WNI ke Luar Negeri

Dengan studi banding yang melibatkan pejabat Pemda Provinsi Bengkulu terutama yang membidangi perekonomian daerah masing-masing diharapkan pertumbuhan ekonomi Bengkulu semakin baik, inflasinya terjaga dan berada pada level yang rendah dibawah dari target inflasi nasional 4+/-1%. (Rk)

Bagikan:
x

Check Also

Lewat Perpustakaan Baru, BI Bengkulu Ajak Masyarakat Gemar Baca

NONSTOPNEWS.ID, Bengkulu – Bank Indonesia cabang Provinsi Bengkulu lewat perpustakaan yang baru saja direnovasi dengan ...

Sambut Ramadhan BI Bengkulu Berencana Gelar Pasar Murah

NONSTOPNEWS.ID, Bengkulu – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1438 H yang akan tiba sebentar lagi, tidak ...

Endang Kurnia Saputra Akan Dongkrak Ekonomi Bengkulu Lewat Pariwisata

NONSTOPNEWS.ID, Bengkulu – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu memiliki fokus untuk memajukan Provinsi Bengkulu, ...

Tekad Kepala BI Bengkulu Majukan Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

NONSTOPNEWS.ID, Bengkulu – Endang Kurnia Saputra secara resmi bertugas sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) ...

BI Cabang Bengkulu Ingin Batik Bengkulu Mendunia. (ist/net)

BI Bengkulu Ingin Batik Besurek Mendunia

NONSTOPNEWS.ID, Bengkulu – Kalau jalan-jalan ke Bengkulu tidak lengkap rasanya bila pulang apalagi untuk Anda ...