Sempat Dirawat, Bocah Penderita Gizi Buruk Tidak Dapat Penanganan Serius

(ari|nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang - Sempat dirawat seminggu tanpa adanya kejelasan, kondisi Gevira, bocah penderita gizi buruk semakin menurun kondisinya. Dijelaskan Lia (21), ibunda Gevira bahwa putrinya sempat mendapatkan perawatan di RSUD Tangsel.

"Ya sempat dirawat di RSUD Tangsel, namun tidak ada kejelasan akan penyakit anak saya," kata Lia, Selasa (21/11/2017).

Lia menyatakan, pihak RSUD Tangsel memang memberikan rujukan ke Rumah Sakit (RS) Fatmawati, namun tidak ada informasi jelas dan dirinya harus berjalan sendiri untuk membawa anaknya ke RS Fatmawati tersebut.

"Dapat rujukan ke RS Fatmawati, tapi kita kesana berangkat sendiri. Sampai disana, kita janji Jumat (17/11) untuk diperiksa, tapi mundur lagi ke hari Senin (20/11). Pas Senin kami kembali ke RS Fatmawati, disana sama saja, dilempar sana, dilempar sini. Harus ke poli anak, harus ke radiologi. Karena udah cape, ya kami bawa pulang lagi," ujar Lia.

Diketahui, Lia sebagai pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan ayah Gevira, Advent (23), yang pekerjaan sehari-harinya sebagai kurir, mengaku sebagai anggota BPJS Kesehatan. Melihat hal tersebut, sungguh disayangkan, apabila pelayanan instansi kesehatan, yang mengacuhkan kebutuhan kesehatan Gevira.

"Bapaknya (Advent) punya BPJS Kesehatan. Dia kerja sehari-hari sebagai kurir, saya dapat kartu Indonesia Sehat, tiap bulan suami saya bayar, tapi tetap penanganannya kurang maksimal," kata Lia.

Lia berharap, instansi kesehatan di Kota Tangerang Selatan, bisa lebih meningkatkan pelayanan kesehatannya, karena mungkin masih ada yang kurang mampu dari dirinya, yang kesulitan untuk berobat. (ari)