Pelaku yang Telanjangi Pasangan Diduga Mesum Ditangkap

(ist)

NONSTOPNEWS.ID, Tangerang - Pasangan sejoli RN (28) dan kekasihnya, MA (20) diduga mengalami tindak kekerasan dan dipaksa mengakui perbuatan mereka bertindak mesum. Peristiwa memalukan itu diketahui terjadi pada Sabtu (11/11/2017) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sebuah video penggerebekan pasangan diduga mesum tersebut beredar viral media sosial. Polisi pun bergerak melakukan penyelidikan. Hasilnya 3 orang berhasil diamankan. 

Pelaku yang diamankan tersebut berinisial G(41), T (44) dan A (37). Mereka ditangkap tak jauh dari penggerebekan dan penganiayaan yakni di Kampung Kadu, RT 07/03, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. 

"Pelaku sudah kita amankan. Sedang di interogasi Reskrim dan akan berkembang lagi," kata Kapolres Kota Tangerang AKBP Sabilul Alif, Senin (13/11/2017).

Sebelum digerebek warga, lanjut Sabilul, RN datang ke kontrakan pacarnya membawa makanan. Namun tak lama, warga datang dan memaksa keduanya mengaku berbuat mesum. Tak hanya itu kedua pasangan tersebut juga ditelanjangi dan di pukul.

"Dia antar makanan, ke kamar mandi sikat gigi, habis itu keluar langsung ditarik suruh ngaku,kalau nggak ditelanjangi. Tapi yang jelas aslinya pakai baju," ujar Sabilul.

Dia menambahkan saat itu kedua korban sama-sama masih mengenakan baju. Pelaku yang menggerebek lalu menarik baju pasangan tersebut.

"Dia pakai baju dua-duanya. Digedor orang, ditarik bajunya, dibuka oleh oknum itu. Mereka itu tidak mesum," bebernya

Dengan tegas, pucuk pimpinan Polres Kota Tangerang mengaku tidak mentolerir tindak kekerasan apa pun alasannya. Pihaknya akan menjerat pelaku dengan Pasal 170 KUHP dan atau 335 KUHP yang menyebabkan korban luka-luka sesuai hasil rekaman video yang sudah viral tersebut. 

Sabilul pun meminta masyarakat menyelesaikan segala permasalahan melalui prosedur. "Tidak boleh main hakim sendiri. Harusnya kejadian seperti itu dilaporkan kepada kepala desa atau kepolisian untuk ditindaklanjuti," ucapnya.

SIAPKAN PSIKIATER 

Polresta Tangerang menyiapkan tim psikiater untuk mendampingi dua sejoli yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

"Tim psikologi dan psikiater sudah kami siapkan untuk memberikan memulihkan kondisi kejiawaan korban," tambah Sabilul Alif. 

Pasca peristiwa tersebut, kata Kapolres, kondisi kejiwaan korban mengalami guncangan, karena tindakan main hakim sendiri oleh warga itu direkam oleh seseorang dengan telepon seluler kemudian beredar luas di media sosial. (am)